Pilkada Via DPRD Merupakan Kemunduran Luar Biasa?
NEMAEKA – Komite Pemilih Indonesia (TePi Indonesia) menilai alasan menekan ongkos politik untuk mengembalikan Pilkada ke DPRD adalah sebuah penyesatan logika publik. Hal itu sebagai respon guliran wacana dari sejumlah elit partai politik, yang mengusulkan pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD dengan alasan efisiensi anggaran dan menekan politik uang, “Masalah ongkos politik mahal […]
Read more

