NEMAEKA – Bencana yang melanda wilayah Sumatera sejak 1 Desember 2025 mendorong PT Hengjaya Mineralindo untuk segera mengambil langkah cepat, menyusul dampak yang memaksa ribuan warga mengungsi, merusak puluhan permukiman, serta melumpuhkan akses jalan dan fasilitas publik.
Komitmen Kemanusiaan PT Hengjaya Mineralindo dalam Menghadirkan Respons Cepat pada Penanganan Bencana Sumatera.
Menjawab kondisi darurat tersebut, PT Hengjaya Mineralindo langsung melakukan langkah tanggap dengan mengerahkan Emergency Response Team (ERT). Mobilisasi ini dilakukan bersama ESDM Siaga Bencana, ERT Agincourt, serta ERT Pama Persada untuk memperkuat proses penyelamatan dan penanganan awal di wilayah terdampak.
Sebanyak empat personel ERT yang telah memiliki pelatihan profesional diberangkatkan dengan dukungan perlengkapan evakuasi, fasilitas medis dasar, dan logistik darurat agar bantuan dapat disalurkan secara efektif pada fase awal bencana.
Kepala Teknik Tambang PT Hengjaya Mineralindo, Dwin Deswantoro, menyampaikan bahwa respons cepat tersebut merupakan implementasi nyata dari komitmen kemanusiaan dan tanggung jawab sosial perusahaan yang telah menjadi landasan operasional Hengjaya Mineralindo.
“Kondisi darurat di Sumatera menuntut respons yang sigap dan terkoordinasi. Pengerahan ERT merupakan wujud komitmen kami terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Peran industri tidak berhenti pada kontribusi ekonomi, tetapi juga hadir memberikan perlindungan dan dukungan ketika masyarakat menghadapi situasi sulit,” ujar Dwin Deswantoro, pada Sabtu (06/12/2025) sebagaimana dilansir dari laman Hengjaya Mineralindo .
Dalam pelaksanaan tugasnya, ERT Hengjaya terlibat langsung dalam proses evakuasi korban, asesmen kondisi lapangan, serta pemberian dukungan layanan kesehatan bagi para penyintas. Seluruh kegiatan penanganan dilakukan secara kolaboratif dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait.
Sinergi lintas lembaga ini menjadi kunci agar respons darurat dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, meskipun dihadapkan pada keterbatasan akses dan medan yang sulit.
Dukungan solidaritas juga datang dari internal perusahaan. Di Morowali, para karyawan Hengjaya Mineralindo secara sukarela menginisiasi penggalangan bantuan berupa pakaian layak pakai dan paket kebutuhan pokok.
Seluruh bantuan tersebut kemudian disalurkan melalui posko resmi di wilayah terdampak, mencerminkan kuatnya budaya kepedulian sosial yang tumbuh di lingkungan perusahaan.
ERT Leader Hengjaya Mineralindo, Rezza Risky, menjelaskan bahwa tim telah menjalankan tugas secara maksimal sejak tiba di lokasi bencana, dengan fokus utama pada evakuasi warga serta pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan di tengah kondisi lapangan yang terus berubah.
“Prioritas kami adalah memindahkan warga dari area berisiko dan memastikan mereka mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang layak. Dengan medan yang menantang dan situasi yang dinamis, kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk meningkatkan efektivitas operasi.
Ini adalah bagian dari tanggung jawab kemanusiaan kami, dan tim akan tetap berada di lapangan selama masih dibutuhkan,” ujar Rezza Risky.
Melalui respons cepat, kerja sama lintas institusi, serta partisipasi aktif seluruh karyawan, PT Hengjaya Mineralindo kembali menegaskan bahwa komitmen keberlanjutan perusahaan tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga mencakup kepedulian sosial dan respons kemanusiaan.
Perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung proses pemulihan agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.***



